Nanti Malam Debat Kandidat
Tuesday, 26 Jun 2012 | 07:20:21 WIBSetelah semua pasangan calon mengakhiri kampanye pertamanya sejak Sabtu (23/6) hingga kemarin Senin (25/6), dan sebelum menginjak pada kampanye keduanya, KPU Kota Tasikmalaya akan menggelar debat kandidat calon di Ball Room Santika Hotel, Jalan Yudanegara, Selasa (26/6) malam nanti.
Dalam debat kandidat itu, semua pasangan calon (paslon) Wali Kota dan
Wakil Wali Kota akan menyampaikan visi misinya masing - masing dengan membawa satu isu program selama 15 menit.
Debat kandidat ini akan menghadirkan Rektor Universitas Siliwangi, Prof. Dr. Kartawan sebagai panelis bidang ekonomi, Dr. Ani dari STIA sebagai panelis bidang pemerintahan serta Praktisi Sosial Budaya, Asep M Tamam. Acara Debat Kandidat ini akan dipandu oleh Moderator, H. Undang Sudrajat dari Pikiran
Rakyat.
Ketua KPU Kota Tasikmalaya, H. Cholis Muchlis, M.Pd memaparkan, semua paslon akan ditanya ketiga panelis terkait berbagai permasalahan di Kota Tasikmalaya dengan pertanyaan berbeda melalui soal dalam amplop.
"Pertanyaan tidak akan sama, karena sesuai pilihan dari soal dalam amplop. Nanti KPU akan mengundinya," terang Cholis.
Selain pertanyaan, KPU juga menyediakan testimoni dalam bentuk permasalahan sosial, ekonomi, budaya dan pendidikan, dimana setiap paslon diwajibkan memberi tanggapan permasalahan dimaksud sekaligus dengan solusinya. "Metode debat kita bagi tiga, satu pemaparan dulu oleh paslon, kedua ditanya panelis, dan ketiga setiap paslon saling bertanya antar paslon" jelasnya.
Agar debat kandidat nanti malam berjalan dengan lancar, Cholis menghimbau semua paslon untuk hadir 15 menit sebelumnya karena yang melebihi jadwal pukul 19. 30 tidak akan diperbolehkan menjadi peserta tetapi sebagai penonton. "Siapapun calonnya, kalau terlambat tidak boleh menjadi peserta debat," tegas Cholis.
Cholis pun mengingatkan kepada paslon untuk membawa barang atau produk khas Kota Tasikmalaya karena barang atau produk tersebut akan menjadi simbol pemberdayaan ekonomi kecil menengah sesuai visi misi calon.
Tak hanya membawa barang khas Kota Tasik, cinderamata pun harus dibawa untuk diberikan sebagai hadiah kepada setiap calon sehingga tidak ada kesan kawan dan lawan, tapi makna saling berbagi dalam momentum debat tersebut.
"Insya Allah, 400 undagan akan hadir, dan bagi masyarakat disediakan layar lebar di depan Hotel sehingga siapapun bisa menyaksikan jalannya debat kandidata tersebut," ujar Cholis.
Ujian psikologis
Di lain pihak, pelaksanaan Debat Kandidat yang akan dihelat pada Selasa malam nanti dianggap menjadi arena menguji mental dan psikologis bagi masing-masing kandidat.
Apalagi sesi pertanyaan silang dimana masing-masing kandidat akan saling memberi pertanyaan dan menjawab pertanyaan pada kandidat lain akan menjadi parameter dalam mengukur sejauhmana wawasan dan kemampuan para kandidat dalam memecahkan masalah.
"Ajang debat kandidat ini akan menjadi sebuah arena menunjukan kecakapan para calon pemimpin. Pada acara itu nanti akan terlihat mana calon yang cakap dan gagap ketika menjawab persoalan," ungkap Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Asep Ruhendi dan Ketua DPC PAN Kecamatan Cipedes, Erif Budiman.
Dalam acara itu pun, Asep maupun Erif mengaku sangat optimistis jika calon wali kota dan wakil wali kota dari Koalisi Nasib Peduli Umat (KPNU) yakni H. Syarif Hidayat dan H. Cecep Bagja Gunawan bisa leading mengungguli para kompetitornya.
Pasalnya, kapabilitas yang dimiliki kandidat berjargon "bekerja dengan Pengalaman" itu sudah mengetahui seluk beluk persoalan yang masih menghimpit kota ini. "Apalagi mental bertarung pak Syarif sudah tidak diragukan lagi," tegas Asep.
Memang tambah Asep akan banyak kemungkinan "serangan" yang dilancarkan pasangan lain, terutama dari sisi implementasi program selama dipimpin H. Syarif pada periode kepemimpinan tahun 2007-2012 ini.
"Sebagai incumbent tentu akan banyak kemungkinan serangan menghadang, tetapi kami yakin hal itu tidak akan menjadi masalah berarti dan duet sabagja bisa mengatasinya. Justru dengan serangan-serangan terhadap program pemerintah yang belum rampung malah akan menunjukan kemampuan duet Sabagja yang sebenarnya," katanya.
Untuk itu, debat kandidat nanti diharapkan menjadi perhatian sekaligus pertimbangan bagi para pemilik hak suara sebelum menentukan pilihan. "Nu cakap dan gagap pasti katingali dan masyarakat harus rasional dengan memilih yang paling cakap," timpal Erif.
Pada kesempatan berbeda salah seorang panelis yang telah ditunjuk pada debat kandidat itu yakni Asep M. Tamam menyebut jika sesi pertanyaan silang akan mewarnai acara yang dihelat di Hotel Santika itu.
"Namun apakah pertanyaan silang itu disiapkan kandidat, saya belum tahu pasti," ungkap Asep seusai melakukan pertemuan dengan tim panelis lain di Ruang Rektorat Unsil, Senin kemarin.
Selain Asep yang kebagian materi soal sosial keagamaan, rektor Unsil Prof. Dr.H. Kartawan dan Dr.Ani Heryani masing-masing akan mengupas kemampuan para calon dari sisi ekonomi dan kebijakan publik. "Ini saya nilai akan menjadi ujian psikologis bagi para kandidat," ujar Asep. E-10/E-48***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar