Jumat, 20 Mei 2011

Bakal Calon Walikota Tasikmalaya Dari PDIP

Denny Maju di Pilkada, Ade Ketua Tim Sukses

Email Cetak PDF
Penilaian User: / 0
TerburukTerbaik
TASIK – Seluruh kader PDIP Kota Tasikmalaya sepakat untuk mengusung Denny Romdoni, ketua DPC PDIP Kota Tasikmalaya untuk maju menjadi calon wali kota Tasikmalaya pada Pilkada 2012. Sedangkan Wakil Bupati Ade Sugianto menyatakan kesiapannya menjadi Ketua Tim Sukses Denny.
“Kita berangkat dari ketidakberdayaan. Untuk itu saya sendiri akan maju dan siap bertarung menjadi calon wali kota pada Pilkada 2012 nanti. Seperti pada Musancab Kecamatan Mangkubumi beberapa waktu yang lalu, secara resmi seluruh pengurus PAC, ranting dan anak ranting secara bulat mendukung saya menjadi calon wali kota,” papar Denny dalam sambutan pembukaan Musyawarah Anak Cabang dan Musyawarah Ranting PDIP se Kecamatan Kawalu.
Lajut Denny, sebagai partai wong cilik, kader PDIP jangan merasa khawatir, karena sebentar lagi partainya wong cilik akan menjelma menjadi partai wong besar. Untuk itu bagi seluruh kader yang telah berhasil menduduki jabatan di legislatif, Denny berharap jangan merasa besar oleh usaha pribadi, karena para anggota legisltif itu besar karena PDIP.
“Jika saya terpilih menjadi wali kota, maka saya akan langsung mengundurkan diri dari keanggotaan saya di DPRD. Untuk kemenangan kita saya minta Wakil Bupati Tasikmalaya untuk menjadi tim sukses saya nanti,” pintanya.
Denny juga mengingatkan kepada seluruh kader PDIP yang hadir, bahwa kemenangan PDIP dalam Pilkada 2012 nanti adalah bukan tujuan utama yang akan diraihnya. Karena tujuan utama PDIP adalah kemenangan dalam pemilu legislatif pada tahun 2014.
Terkait permintaan Denny soal tim sukses, Wakil Bupati Ade Sugianto, ketika ditemui setelah acara pengkaderan menyatakan siap menjadi ketua tim suskses Denny. “Saya siap menjadi ketua tim sukses karena kita ini memiliki modal soliditas kader di bawah sampai anak ranting. Makanya kita memiliki peluang yang sangat besar untuk meraih kemenangan ini. Kalau tidak sekarang, masa harus menunggu kemenangan lima tahun ke depan lagi,” papar Ade yang juga ketua DPC PDIP Kabupaten Tasikmalaya ini.
Untuk menghindari kekalahan, salah satu pengurus DPD PDIP Jawa Barat Ir Rohman mengingatkan bahwa kedekatan partai dengan masyarakat adalah hal yang mutlak harus dijalankan. Langkah konsolidasi bisa dilakukan dengan mengajak keluarga terdekat, kemudian keluarga besar dan terus dilanjutkan dengan mengajak tetangga di sekeliling kader PDIP. “Maka jangan ngomong anggota PDIP jika tidak bisa mengajak istri, suami atau keluarga kita menjadi anggota partai kita!” tegasnya.
Dalam acara tersebut, hadir sebanyak 650 kader PDIP dari pengurus anak ranting, ranting dan PAC-se Kecamatan Kawalu, pengurus DPC PDIP dan anggota Fraksi PDIP. (asp)

Bakal Calon Walikota Tasikmalaya Dari PPP

Budi Siap Maju di Pilkada 2012

Email Cetak PDF
Penilaian User: / 0
TerburukTerbaik

TASIK – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman mengaku siap untuk maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Tasikmalaya tahun 2012.
“Sebagai kader partai saya harus siap (dicalonkan, red),” tegasnya saat wawancara dengan Radar Tasikmalaya TV, kemarin di sela-sela kegiatan PPP Jalan Santai Menuju Indonesia Sejahtera, di Alun-alun Kota Tasikmalaya.
Walau begitu, kata Budi untuk pencalonan nanti di Pilkada 2012, PPP memiliki mekanisme yang demokratis tentang penentuan calon yang akan maju.
“Saya siap saja (mencalonkan diri, red) kalau dianggap mampu menang di Pilkada 2012,” tegasnya saat menjawab tentang kesiapannya jika dipilih partainya nanti maju di Pilkada 2012.
Kata Budi, memang sesuai amanat Muscab III PPP bahwa memenangkan Pilkada 2012 merupakan target partainya.
Sementara itu target lainnya yang dicanangkan partai yang berlambang Ka’bah ini, kata Budi yakni memenangkan Pemilu 2014 dan menargetkan 12 kursi di DPRD Kota Tasikmalaya.
Untuk meraih target-target PPP itu, langkah awal yang akan diamblinya yakni melakukan konsolidasi internal partai, kemudian silaturrahmi dengan para ulama dan pondok pesantren. “PPP itu dibangun oleh para ulama maka sudah kewajiban saya untuk kembali ke para ulama dan tokoh masyarakat, “ terangnya.
JALAN SANTAI
Sementara itu dalam rangka Harlah PPP yang ke-38 dan Pelantikan Pengurus DPC PPP Kota Tasikmalaya periode 2010-2015, kemarin dilaksanakan jalan santai yang diikuti sekitar 15 ribu peserta.
Dalam acara tersebut, sebanyak 5 unit motor, 5 TV, 3 kulkas, 2 sepeda dan belasan hadiah lainnya dibagikan kepada para peserta. Hadiah-hadiah itu merupakan sumbangan pengurus PPP dan perusahaan-perusahaan.
Dalam acara yang dilaksanakan di Alun-alun Kota Tasikmalaya itu hadir juga Ketua DPW PPP Jawa Barat Drs H Nu’man Abdul Hakim, Wali Kota Tasikmalaya Drs H Syarif Hidayat MSi, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Drs H Otong Koswara dan undangan lainnya. (asp)

Bakal Calon Walikota Tasikmalaya Independen

Ade Siap Bawa Kota Tasikmalaya ke Arah Kemajuan
TASIK – Bakal calon wali kota untuk Pilkada 2012 dari independen mulai muncul. Dia adalah Ade Bainun Zain, ketua umum Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Pengusaha Kontraktor Baja Ringan Indonesia (DPP Gapekbarindo).
Ade mengungkapkan keinginan menjadi wali kota karena beberapa pertimbangan. Di antaranya dia melihat pembangunan di Kota Tasik sangat lambat, karena tidak adanya program yang jelas bagi masyarakat. Akibatnya, kata Ade, pendidikan, ekonomi, sosial dan budaya di Kota Tasik cenderung karut marut. “Kota ini sangat berpotensi menjadi kota besar dengan PAD yang besar pula, tinggal menggali potensinya,” beber Ade.
Lanjut Ade, seorang pemimpin daerah harus memiliki jiwa entrepreneurship di era otonomi daerah ini. Semangat tersebut harus dimiliki kepala daera guna meningkat pendapatan yang tinggi sehingga bisa mengakomodir aspirasi masyarakat. “Karena tidak mungkin mampu menyejahterakan rakyat apabila PAD-nya kecil,” tutur warga Perum Griya Asri Kencana, Cipedes.
Dalam kesempatan itu, Ade mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi sosial Kota Tasikmalaya. Tasik dianggap Kota Santri, tetapi inplementasinya belum terlihat sama sekali. Menurutnya, hal itu disebabkan kurang fokusnya pimpinan daerah dalam melakukan penataan kota. “Pemkot Tasik belum mampu me-manage zakat dengan dengan baik untuk kepentingan masyarakat miskin, padahal hal tersebut bisa dijadikan solusi mengentaskan kemiskinan,” tandas pria kelahiran Parung Kadongdong, Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya ini.
Ketidakfokusan pemerintah itu, lanjut Ade, diperparah dengan tidak adanya dorongan dan desakan yang kuat dari legislatif selaku pengawas eksekutif yang juga menjadi tumpuan masyarakat.
Dengan berbagai persoalan tadi, Ade menyatakan harus ada yang diubah di Kota Tasikmalaya ini. Karenanya, dia memantapkan diri mencalonkan diri sebagai wali kota dari independen. Dia ingin membawa perubahan yang signifikan demi kemajuan Kota Tasikmalaya. “Mohon doa restu, dengan independen saya yakin bisa menjawab keinginan rakyat,” tandasnya. (kim)

Senin, 16 Mei 2011

MEKAH


Mudah-mudahan niat beribadah haji ke mekah jadi kenyataan. amin

Minggu, 15 Mei 2011

Saut Sitompul Motivator Nasional

S.Pagi Saudaraku Kader PAN? Semangaat. Pemimpin Nasional yg tangguh ialah pemimpin yg memiliki : 1. Hati hamba: Ikhlas & rendah hati; 2. Mental pahlawan : Pantang menyerah dalam memotivasi, mengarahkan team dan mencapai visi organisasi; 3. Sikap bijak: Berkata Benar dan jujur serta selalu mengajak dan mendorong team berbuat jujur, benar & bermanfaat; 4. Pengetahuan luas & dalam : Menguasai konsep & teknis. 6. Disiplin : Pertama datang dan terakhir pulang. 6. Karakter Tegas tetapi tidak kasar. 7. Sikap Kerjasama: Kesuksesan disadari kesuksean karena anugerah Allah/Tuhan serta kerjasama antara Pemimpin dan anggota. Sahabatsku marilah kita saling mendoakan dan mendorong agar semua Pemimpin “Tangguh” demi Indonesia yang damai, aman dan sejahtera. Salam NKRI.

Sabtu, 14 Mei 2011

Video Mras PAN

lagu dan lyrik Mars PAN dan Hymne PAN

Engkau bagai matahari bangsa

pancarkan sinar tanah pertiwi

tumbuhkan kehidupan demokrasi

untuk Indonesia

Engkau pengemban amanat bangsa

menuju cita cita bersama

menyongsong masa depan yang bahagia

bagi Indonesia

Reff PAN Partai Amanat Nasional

Tegakkan keadilan bagi semua

PAN Partai Amanat Nasional

Ciptakan kehidupan yang sejahtera

Tegak Bersama Tegar semua

tuk membangun negeri kita

Ayo Serentak , Maju Serempak

Tuk menggapai cita mulia

Engkau bagai matahari bangsa

pancarkan sinar tanah pertiwi

tumbuhkan kehidupan demokrasi

untuk Indonesia

Engkau pengemban amanat bangsa

menuju cita cita bersama

menyongsong masa depan yang bahagia

bagi Indonesia

Back to Reff…

Tegak Bersama Tegar semua

tuk membangun negeri kita

Ayo Serentak , Maju Serempak

Tuk menggapai cita mulia

Senin, 09 Mei 2011

9 Penyebab Kinerja DPR Buruk

Inilah 9 Faktor Penyebab Kinerja DPR Buruk
Headline
Direktur LIMA Ray Rangkuti - inilah.com
Oleh: Siti Rahayu
Nasional - Senin, 9 Mei 2011 | 16:19 WIB
TERKAIT

INILAH.COM, Jakarta – Kinerja DPR yang buruk tidak terlepas dari kredibilitas anggota yang rendah. Banyak anggota DPR yang mengambil keputusan tanpa dasar yang kuat.

Direktur LIMA Ray Rangkuti mengungkapkan hal itu dalam diskusi 'Bila DPR Kami Gagap Politik' di Perdatam Jakarta, Senin (9/5). “Paling tidak terdapat sembilan masalah yang menyebabkan DPR bermasalah,” ujarnya.

Sembilan permasalahan itu adalah,

1. Tidak bersumber pada informasi yang akuntabel dengan angka. Buktinya, perencanaan gedung DPR anggarannya selalu berubah-ubah.

2. DPR tidak menjalankan fungsi pengawasan tapi membandingkan.

3. Tidak tersedianya ruang keluhan dari publik.

4. Rekrutmen yang tidak tepat. Buktinya yang dipilih adalah anggota yang gagap politik.

5. Anggota legislatif pincang.

6. Diberi kewenangan yang besar tapi tidak memiliki tanggung jawab yang besar pula.

7. Tidak diberi kewenangan untuk membuat tanggung jawab sendiri.

8. Tidak taat pada mekanisme tata kerja.

9. Banyak fasilitas kurang optimal dalam penggunaannya.[tjs]

Jumat, 06 Mei 2011

Parpol Benahi Aturan Internal

JAKARTA – Banyaknya kader di daerah yang pindah ke partai lain membuat berbagai parpol bersiap membenahi aturan internal mereka tentang keanggotaan.


Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya mengatakan, pihaknya akan menyempurnakan kontrak komitmen antara partai dan para kader yang menjabat sebagai kepala daerah.Adapun kontrak itu akan memuat komitmen agar tidak meninggalkan partainya saat menjabat sebagai kepala daerah. “Kami ingin menyiapkan komitmen baru. Jangan sampai pindah (parpol) di tengah jalan,” ujar Bima kepada SINDO kemarin. Bima mengakui langkah tersebut diambil partai, mengambil pelajaran dari keputusan Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf yang mengundurkan diri dari PAN dan pindah ke Partai Demokrat. Bima melanjutkan, penyempurnaan kontrak komitmen akan dilakukan kepada seluruh kader PAN yang menjadi kepala daerah.

“Begitu juga komitmen yang akan diberikan kepada kader yang akan diusung dalam pilkada mendatang,” ungkapnya. Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Indria Samego menilai efektivitas kontrak komitmen antara parpol dan kadernya sangat relatif. “Bergantung pada isi kontrak komitmen, apakah ada sanksi atau konsekuensi,”ujarnya. Menurut dia,kontrak komitmen seperti itu bisa-bisa saja. Pasalnya, hal tersebut merupakan urusan internal parpol.

Namun, dia tidak setuju apabila fenomena kepala daerah pindah parpol itu dibatasi perundang-undangan.“Karena ini menyangkut hak politik setiap orang,”ungkap Indria. adam prawira/ rahmat sahid/m sahlan

Senin, 02 Mei 2011

KEROPOS IDEOLOGI

Keropos Ideologi Sebabkan Kader Mudah Loncat Parpol
Nurvita Indarini - detikNews


"Loncat partai pada akhirnya dianggap sebagai sesuatu yang biasa. Ini karena tidak ada ikatan ideologi dengan partai. Fragmentasi partai sekarang juga susah dibedakan karena partai yang satu dengan yang lain bisa klaim punya sesuatu hal yang sama," ujar pengamat politik Arie Sudjito, dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (12/4/2011).

Arie curiga, jangan-jangan partai-partai memelihara pragmatisme. Arie melihat, sebagian partai besar hanya diikat kepentingan pragmatis untuk menang dan memiliki sumber daya ekonomi, sehingga tidak punya perhatian ke ideologi.

"Kurikulum pada kader dan perekrutan tidak berjalan dengan baik. Kalau ini yang terjadi 5 tahun lagi ketika orang-orang semakin merasa pentingnya ideologi sehingga terjadi kebangkrutan lembaga politik, seperti parpol, maka parpol yang memiliki kemampuan ideologislah yang akan memimpin.

"Mungkin sekarang pragmatis yang tampak, tapi ketika ada titik jenuh maka ideologilah yang akan diperhatikan," sambung Arie.

Apakah parpol yang ada sekarang tidak memiliki ikatan ideologi? "Ada beberapa yang masih punya ikatan ideologi itu. Meskipun ada juga partai kecil dan menengah yang silau pada gaya partai besar yang pragmatis sehingga ikut-ikutan ke sana," ucap Arie.

Dede Yusuf sebelumnya memberikan sinyal positif terhadap isu kepindahannya dari PAN ke Partai Demokrat. Berdasarkan hasil istikharahnya, Dede mengaku dia harus memilih 'Lanjutkan!'

"Insya Allah lanjutkan," ujar Dede usai sosialisasi Jamsostek di Graha Kana Kawaluyaan, Jalan Kawaluyaan, Selasa (12/4/2011).

Namun Dede mengaku belum mendaftar. Menurutnya keputusan ini baru berdasarkan istikharah yang dilakukannya beberapa hari lalu. "Oh itu (daftar-red) belum, ini hasil istikharah saja," kata dia.

(vit/nrl)