Denny Maju di Pilkada, Ade Ketua Tim Sukses
“Kita berangkat dari ketidakberdayaan. Untuk itu saya sendiri akan maju dan siap bertarung menjadi calon wali kota pada Pilkada 2012 nanti. Seperti pada Musancab Kecamatan Mangkubumi beberapa waktu yang lalu, secara resmi seluruh pengurus PAC, ranting dan anak ranting secara bulat mendukung saya menjadi calon wali kota,” papar Denny dalam sambutan pembukaan Musyawarah Anak Cabang dan Musyawarah Ranting PDIP se Kecamatan Kawalu.
Lajut Denny, sebagai partai wong cilik, kader PDIP jangan merasa khawatir, karena sebentar lagi partainya wong cilik akan menjelma menjadi partai wong besar. Untuk itu bagi seluruh kader yang telah berhasil menduduki jabatan di legislatif, Denny berharap jangan merasa besar oleh usaha pribadi, karena para anggota legisltif itu besar karena PDIP.
“Jika saya terpilih menjadi wali kota, maka saya akan langsung mengundurkan diri dari keanggotaan saya di DPRD. Untuk kemenangan kita saya minta Wakil Bupati Tasikmalaya untuk menjadi tim sukses saya nanti,” pintanya.
Denny juga mengingatkan kepada seluruh kader PDIP yang hadir, bahwa kemenangan PDIP dalam Pilkada 2012 nanti adalah bukan tujuan utama yang akan diraihnya. Karena tujuan utama PDIP adalah kemenangan dalam pemilu legislatif pada tahun 2014.
Terkait permintaan Denny soal tim sukses, Wakil Bupati Ade Sugianto, ketika ditemui setelah acara pengkaderan menyatakan siap menjadi ketua tim suskses Denny. “Saya siap menjadi ketua tim sukses karena kita ini memiliki modal soliditas kader di bawah sampai anak ranting. Makanya kita memiliki peluang yang sangat besar untuk meraih kemenangan ini. Kalau tidak sekarang, masa harus menunggu kemenangan lima tahun ke depan lagi,” papar Ade yang juga ketua DPC PDIP Kabupaten Tasikmalaya ini.
Untuk menghindari kekalahan, salah satu pengurus DPD PDIP Jawa Barat Ir Rohman mengingatkan bahwa kedekatan partai dengan masyarakat adalah hal yang mutlak harus dijalankan. Langkah konsolidasi bisa dilakukan dengan mengajak keluarga terdekat, kemudian keluarga besar dan terus dilanjutkan dengan mengajak tetangga di sekeliling kader PDIP. “Maka jangan ngomong anggota PDIP jika tidak bisa mengajak istri, suami atau keluarga kita menjadi anggota partai kita!” tegasnya.
Dalam acara tersebut, hadir sebanyak 650 kader PDIP dari pengurus anak ranting, ranting dan PAC-se Kecamatan Kawalu, pengurus DPC PDIP dan anggota Fraksi PDIP. (asp)
